Daerah Asal dan cara Menanam Durian Montong

Budidaya durian montongBuah durian montong masih menjadi jawara dari buah durian, daging buahnya yang besar dengan rasa dan aroma yang memikat, para pecinta durian sangat menyukai buah durian jenis ini. Permintaan akan buah durian montong yang berkualitas semakin kesini semakin besar sehingga banyak petani yang melirik dan mulai mencoba untuk belajar menaman buah durian montong, mempelajari dari segala aspeknya, secara menyeluruh sehingga ketika tiba waktunya untuk menaman petani bisa menanam buah durian dengan baik dan memetik hasil yang terbaik dan berkualitas tinggi. Belajar segala aspek termasuk cara menanam dan daerah asal durian montong, bisa membuat kedepannya akan menjadi lebih mudah jika sudah siap menaman pohon buah sendiri walau tanpa bantuan ahli.

Mengenal daerah asal, dan tata cara menanam buah durian montong yang baik

Apakah durian montong?

Durian montong termasuk jenis durian terbaik dan terpopuler di Indonesia, banyak penggemar durian yang rela merogoh kocek cukup dalam untuk mencicipi kelezatan dari buah durian montong. Durian montong konon katanya berasal dari negara Thailand. Pohon durian montong dikabarkan mampu memproduksi buah disaat umurnya sudah 4-5 tahun sejak bibit durian montong ditanam. Kelebihan durian montong adalah pohon buah ini  bisa beradaptasi dengan sangat cepat di berbagai tempat, dan bisa memproduksi buah durian dalam jumlah yang besar. Namun sedikit disayangkan bahwa  durian montong sangat rentan terhadap penyakit Phytophthora sp. Namun semua masih bisa ditutupi oleh harga durian montong yang sangat menggiurkan para petani.

Manfaat Buah Durian

Syarat tumbuh durian montong

Sebelum menanam bibit durian montong berkualitas di kebun, pastikan jika semua syarat tumbuh dari durian montong telah Anda lakukan. Tanaman durian bisa tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian 1.000 meter dpl, akan tetapi untuk memproduksi buah durian montong, sebaiknya lakukan proses penanaman bibit di atas ketinggian 400-600 meter dari permukaan laut. Lebih lengkapnya, baca juga : Cara budidaya durian

Cara menanam buah durian montong

Untuk menanam buah durian dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan, Anda yang masih pemula bisa belajar langsung pada ahlinya atau belajar melalui buku cetak atau secara online. Belajar harus dilakukan karena menanam buah durian tidak bisa dilakukan asal-asalan. Berikut ini cara menanam, harga dan daerah asal durian montong :

  1. Pastikan jika jarak tanam adalah 8×12 m atau 10×10 m
  2. Buatlah lubang tanam sebesar 50 cm². Jangan lupa untuk memisahkan tanah yang berada di bagian atas dengan tanah yang berada di bagian bawah dan biarkan kurang lebih selama 2 minggu. Karena tanah yang ada di bagian atas akan dicampurkan dengan pupuk kandang matang kurang lebih sebanyak 20 kg +1 5 gram Natural GLIO + 10 kilogram Dolomit hingga merata sebagai media tanam, lantas masukkan campuran ini ke dalam lubang tanam, tunggu selama 1 minggu baru kemudian lakukan penanaman bibit buah durian.
  3. Idealnya, penanaman dilakukan disaat awal musim hujan. Anda bisa menggali lubang tanam yang telah berisi campuran media tanam dengan ukuran bibit yang sesuai. Ambilah bibit buah durian montong serta buka plasik pembungkus tanahnya secara perlahan-lahan, tanamlah bibit sebatas leher akar tidak perlu mengikutsertakan bagian batangnya
  4. Siram bibit buah durian dengan air secukupnya setelah proses menanam usai, untuk hasil lebih baik, Anda bisa menambahkan pupuk organik SUPERNASA dengan dosis satu botol untuk kurang lebih 200 tanaman. Dan satu botol SUPERNASA yang telah diencerkan dengan 2 liter air untuk dijadikan sebagai larutan induk. Setiap satu liter air diberikan 10 ml larutan induk untuk kemudian disiramkan pada bibit pohon buah durian montong ini.

Cara menanam dan daerah asal durian montong yang telah dijelaskan semoga bisa menambah wawasan Anda seputar budidaya buah terutama durian montong di Indonesia.

Kandungan Nutrisi, Energi, Kolesterol dan Efek Samping Durian

Manfaat Buah DurianMendengar buah durian yang pertama kali terlintas di pikiran Anda bisa jadi adalah buah yang lezat dengan aroma yang kuat, namun memiliki efek yang jahat pada tubuh karena mengandung lemak yang sangat tinggi. Banyak orang beranggapan bahwa durian berkolesterol tinggi, dan bahkan ada efek samping yang buruk. Benarkah demikian?. Buah durian merupakan tumbuhan tropis yang banyak dibudidayakan di Asia Tenggara. Terdapat lebih dari 55 varietas dari jenis buah durian yang hingga saat ini masih dibudidayakan, buah durian banyak dibudidayakan untuk dimanfaatkan buahnya, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk diperjualbelikan. Baca juga : Durian untuk ibu menyusui

Lantas apa saja kandungan nutrisi, energi, kolesterol dan efek samping buah durian?

Untuk selengkapnya mengenai buah durian dan kandungan yang dimilikinya bisa Anda simak di bawah ini :

Kandungan nutrisi

Disaat kita tertarik untuk makan sesuatu hal pertama yang kita lakukan adalah mencari tahu, mencari tahu jika perlu hingga ke akarnya mengenai makanan tersebut, apa saja kandungan yang terkandung di dalamnya, tidak terkecuali dengan buah durian, sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi buah durian, tidak sedikit orang yang melakukan riset terlebih dahulu dengan tujuan untuk mengetahui apa saja kandungan nutrisi buah durian.

Di dalam 100 gram buah durian terkandung beberapa nutrisi diantaranya:
Energi 615 Kj (147 kcal)
Karbohidrat 27.09 gram
Serat pangan 3.8 gram
Lemak 5.33 gram
Protein 1.47 gram
Air/Mineral 65 gram
Vitamin C 19.7 mg atau setara dengan 33% kebutuhan harian
Kalium 436 mg atau setara dengan 9% kebutuhan harian

Kadar energi dan kolesterol

Setelah menyimak dengan baik tabel singkat di atas, Anda bisa mengetahui berapa besar energi buah durian dalam hitungan 100 gram. Anda hanya perlu mengalikannya saja dengan berat buah durian yang Anda konsumsi pada saat ini, semakin berat timbangannya, maka semakin besar juga kadar energi serta kolesterol yang masuk ke dalam tubuh Anda.

Efek samping makan buah durian

Menurut banyak cerita yang sampai saat ini masih diberkembang dan dibicarakan oleh banyak orang adalah buah durian yang mengandung kolesterol dan efek samping buah durian yang cukup banyak untuk tubuh, karena buah durian dinilai sebagai makanan yang panas, orang biasanya akan mengeluarkan keringat setelah meraka mengkonsumsi buah durian dan cara alami yang mampu untuk mengatasi ini adalah dengan meminum air buah durian langsung dari kulit buah durian yang Anda konsumsi. Namun, secara ilmiah klaim tersebut tidak pernah dibenarkan karena belum dibuktikan secara langsung dan belum memiliki bukti fisik. Lantas mengapa, orang yang telah mengkonsumsi buah durian merasa panas? bisa jadi karena kandungan nutrisi di dalam buah durian yang terlalu pada yang pada akhirnya akan menyebabkan kenaikan tekanan darah, dimana hal ini termasuk pada reaksi alamiah yang biasa terjadi disaat kita terlalu banyak mengkonsumsi makanan.
Setelah menyimak ulasan singkat mengenai kandungan nutrisi, energi, kolesterol dan efek samping buah durian di atas, apakah Anda masih tertarik untuk mengkonsumsi bauh durian tersebut? atau justru tidak terpengaruh sama sekali dan akan terus makan buah durian sesuai selera. Mau itu makan buah durian atau makanan lainnya, hendaknya mengkonsumsi makanan dalam batas toleransi, karena tubuh kita bukanlah robot atau mesin yang bisa bekerja terus menerus atau bisa menerima rangsangan tanpa merasa lelah. Terlalu banyak bekerja bisa menyebabkan kematian. Begitu pula dengan terlalu banyak makan,  karena tubuh yang gemuk berisiko lebih besar untuk terserang penyakit.

Referensi : id.m.wikipedia.org/wiki/Durian

Cara Budidaya Durian Montong

Budidaya durian montongIndonesia sebagai negara dengan konsumsi buah durian yang cukup tinggi menjadi ladang usaha yang cukup menjanjikan bagi para petani yang membudidayakan durian. Dari berbagai jenis buah durian yang dibudidayakan, durian montong termasuk jenis yang paling digemari. Setiap jenis buah durian memiliki karakter atau ciri khas yang berbeda, durian montong merupakan jenis durian yang berasal dari Thailand. Buah durian montong berbentuk bulat dengan kulit kuning yang kecoklatan. Durian montoh yang belum matang pun terasa manis, keistimewaan dari buah durian montong adalah pohon mampu berbuah sepanjang tahun sehingga buah durian montong bisa dipanen 3x tiap tahunnya, harga jual durian montong mulai dari Rp. 50.000 tiap kilogramnya. Baca juga : Khasiat buah durian

Berikut ini tata cara budidaya durian montong:

Syarat tumbuh durian montong

Disaat Anda memutuskan untuk bertanam durian montong maka pastikanlah jika Anda telah memenuhi semua syarat tumbuh dari durian montong, seperti pengaturan iklim, media tanam, dan ketinggian tempatnya. Lebih lengkapnya silahkan simak di bawah ini:

  1. Iklim. Curah hujan yang dibutuhkan untuk tanaman buah durian montong maksimum 3000-3500 mm per tahunnya dan minimal 1500-3000 mm per tahunnya. Curah hujan merata sepanjang tahunnya dengan catatan kemarau 1-2 bulan sebelum buah durian berbunga yang mana jauh lebih baik daripada musim penghujan. Intensitas cahaya matahari untuk menumbuhkan buah durian adalah 60-80%, namun disaat masih muda, bibit buah durian tidak tahan dengan sinar matahari langsung sehingga harus ditutupi atau dilindungi. Menanam buah durian cocoknya pada suhu sekitar 20-30 derajat C, karena bila tumbuh dan berkembang pada suhu 15 C, buah durian akan tumbuh tidak maksimal sedangkan bila tumbuh pada suhu 35 C daunnya akan terbakar.
  2. Media tanam. Merawat durian montong baru bisa dilakukan setelah Anda selesai menanam buah durian dan untuk menanam buah durian, Anda membutuhkan media tanam yang tepat, tanamlah buah durian di dalam tanah yang subur (tanah grumosol serta ondosol).
  3. Ketinggian. Daerah tempat untuk memulai berkebun durian montong tidak boleh memiliki ketinggian melebihi 800 m dpl, namun dalam beberapa kasus, beberapa buah durian cocok dibudidayakan dalam berbagai ketinggian lahan, termasuk lahan berbukit atau lahan dengan kemiringan kurang dari 15 derajat.

Bagaimana cara menaman durian montoh agar cepat berbuah?

Bila Anda berencana untuk mulai budidaya buah durian, maka pastikanlah jika bibit buah durian tidak ditanam secara langsing di lahan, namun disemaikan terlebih dahulu di berbagai tempat persemaian. Dan biji durian yang telah dicuci sampai bersih dari dagignya harus dikering anginkan sampai benar-benar kering sehingga tidak ada sisa air yang menempel. Biji buah durian dikecambahkan terlebih dahulu sebelum ditanam di dalam persemaian atau langsung ditanam pada polibag.

Mulai menanam buah durian

Tanam biji buah durian dengan posisi miring tertelungkup namun sebagiannya masih terlihat dari atas permukaan tanah, pastikan jika jarak antara biji buah durian dengan lainnya tidak kurang dari 2 cm membujur serta 4-5 cm melintang. Setelah biji buah durian selesai dibenamkan, semprot dengan menggunakan larutan fungisida lantas kotak tutup plastikan sebelah atasnya untuk menjaga kelembaban. Setelah 2-3 minggu biji buah durian akan mulai mengeluarkan akar dengan tudung akar yang langsung masuk tepatnya ke dalam media yang panjangnya kurang lebih 3-5 cm.
Cara budidaya durian montong diatas hanya secara garis besarnya saja, dan untuk lebih lengkapnya Anda bisa mendapatkan buku panduan menaman atau budidaya buah durian, dimana yang bisa Anda dapatkan membelinya secara online atau melalui buku cetak ditoko buku Langganan Anda.

Jenis-jenis Buah Durian terbaik di Indonesia

Jenis durian terbaikSebagai penikmat atau penggemar buah durian, Anda tidak akan pernah melewatkan untuk makan buah durian, berbagai jenis buah durian dicoba untuk membandingkan mana diantara berbagai buah durian itu yang memiliki rasa, aroma dan teksur yang paling baik. Setiap orang memiliki jenis buah durian yang paling disukainya yang mana akan selalu dibeli saat musim durian datang. Menikmati buah durian dari salah satu jenis-jenis buah durian terbaik tentunya menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan apalagi jika rasa, aroma dan tekstur buah duriannya sesuai dengan ekspektasi Anda. Baca juga : Manfaat Penti ng Buah durian

Berikut ini beberapa jenis buah durian khas Indonesia yang cukup populer :

Buah durian montong

Durian montong menurut literatur aslinya dikatakan berasal dari Thailand. Pohon Durian ini memiliki banyak kelebihan, termasuk berumur panjang dan bercabang banyak, arah mendatar, selain memiliki ukuran buah yang termasuk besar – yaitu dengan panjang antara sekitar 15 – 30cm dan bobot bisa mencapai 4kg.  Ciri daun dari pohon durian montong adalah bertangkai pendek, tersusun berseling, permukaan atas berwarna hijau tua dan bawah cokelat kekuningan, permukaan atas mengkilat, permukaan bawah buram, bunga muncul pada batang atau cabang yang sudah membesar, memiliki tangkai, dan berwarna putih hingga cokelat keemasan. Pohon akan mulai berbuah setelah berumur 5 – 12 tahun.

Kelebihan buah durian montong adalah walaupun buah masih belum terlalu matang, namun rasanya tetap manis. Keistimewaan lain adalah menguntungkan petani, karena selain harganya mahal (rp50000/kg), durian montong sanggup berbunga dan berbuah sepanjang tahun – bahkan bisa panen hingga tiga kali dalam setahun.

Buah durian merah

Salah satu jenis buah durian paling enak yang cukup populer di Indonesia adalah buah durian merah, yaitu jenis durian terbaik yang dibudidayakan di Banyuwangi ini banyak menarik perhatian para pencinta dan penikmat buah durian. Awal mulanya, pohon durian merah hanya ada tiga namun kini pohon durian merah terus ditambah hingga sudah ada kurang lebih 200 pohon dengan 63 varian durian yang berbeda. Durian merah tidak hanya menarik wisatawan lokal untuk datang langsung mencicipi di Banyuwangi, wisatawan mancanegara juga banyak berdatangan untuk mencoba atau meneliti dan mengembangkan buah durian merah tersebut. Harga buah durian yang dijual ke Singapura bisa mencapai Rp. 400.000 per buahnya dengan berat buah 2 kilogram. Baca juga : Durian merah untuk ibu hamil

Buah durian Lai

Buah durian Lai termasuk pada klasifikasi buah durian yang populer di Indonesia. Durian ini masih satu genus dengan kelompok buah durian biasa. Buah durian ini dibudidayakan di Kutai, Kalimantan Timur. Nama lain dari buah durian Lai adalah buah durian kuning atau buah durian ruas, sekawi dan masih banyak lagi. Kelebihan dari buah durian Lai adalah bisa ditanam di wilayah mana pun termasuk di wilayah lain selain di Kalimantan. Akan tetapi, buah durian ini tidak banyak beredar di Indonesia, lebih banyak dijumpai di Kalimantan namun anehnya, tidak banyak penikmat buah durian di sana.

Buah durian Medan

Salah satu buah durian yang paling banyak diincar oleh para pencinta buah durian adalah buah durian Medan, buah durian ini memiliki aroma yang sangat kuat, ukuran buah durian medan memang tidak sebesar buah durian terbesar namun rasa buah durian Medan ini patut diancungi jempol. Rasa buah durian Medan sangat lezat, rasanya manis, dengan aroma buah yang sangat menggoda. Buah durian Medan akan matang di atas pohonnya, bukannya hasil eraman dengan memakai karbit. Kelebihan dari buah durian Medan adalah akan selalu ada disaat dicari dan dibutuhkan. Harga buah durian Medan sangat beragam, harganya mulai dari Rp. 5000-50.000 per buahnya.

Buah durian Petruk

Dari daerah Medan, beralih sebentar ke Jepara di Jawa Tengah yang memiliki buah durian petruk sebagai buah durian jawara. Durian petruk termasuk pada salah satu varietas buah durian unggulan di Indonesia, memiliki bentuk buah yang bulat telur terbalik, ujungnya agak runcing dengan kulit buah yang tipis dan berwarna hijau kekuningan. Daging buahnya berwarna kuning dengan serat yang halus agak lembek, rasa buah durian petruk cenderung manis dengan aroma yang tidak begitu menyengat.
Mengkonsumsi bauh durian sebagai camilan sehat merupakan aktivitas yang tidak biasa, karena buah durian hanya panen dalam beberapa periode saja, tidak bisa dijumpai sepanjang tahu, hanya beberapa jenis-jenis buah durian terbaik saja yang bisa kita konsumsi sepanjang tahunnya.

Nah demikian beberapa jenis buah durian unggulan dari Indonesia yang wajib dinikmati oleh Anda semua para penggemar si Raja Buah ini.

Bolehkah Buah Durian Untuk Ibu Menyusui?

Durian untuk ibu menyusuiSalah satu varietas buah yang banyak mendapatkan perhatian karena kandungannya yang diragukan bermanfaat untuk ibu menyusui adalah buah durian. Berbeda dengan buah-buahan lainnya, ibu menyusui tidak bisa mengkonsumsi buah durian secara bebas sesuai dengan yang diinginkannya karena kandungan lemak, gas, glukosa di dalam buah durian sangatlah tinggi. Hingga saat ini masih menjadi bahan perdebatan, bolehkah buah durian untuk ibu menyusui, apa manfaatnya? karena menurut mitos, ibu menyusi tidak disarankan untuk mengkonsumsi buah durian, namun tidak ada penelitian yang membahas dan membuktikan jika buah durian tidak baik dan tidak boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui. Baca juga : http://www.buahdurian.com/manfaat-buah-durian.html

Bolehkah ibu menyusui makan buah durian? Mungkin inilah jawabannya!

Pertanyaan ini masih menjadi perdebatan diantara generasi masa kini dengan generasi terdahulu, generasi terdahulu menyarankan kita untuk tidak mengkonsumsi buah durian karena dapat membahayakan kesehatan ibu menyusui dan bayinya, karena mereka sudah memercayainya sejak lama.

Apakah ibu menyusui boleh makan durian?

Hubungan antara ibu dan bayi memang sangat erat, apalagi jika ibu berencana untuk memberikan ASI eksklusif. ASI akan menyalurkan nutrisi dan juga sedikit rasa dari makanan yang ibu menyusi konsumsi setiap harinya. Dan coba Anda pikirkan, disaat Anda mengkonsumsi buah durian secara tidak langsung, bayi akan menerima rasa dan nutrisi dari buah durian tersebut yang mana bila diperoleh dalam jumlah berlebih bisa membahayakan kesehatan bayi. Mengkonsumsi buah durian bagi ibu menyusui atau wanita yang sedang hamil sebenarnya belum mendapatkan pengamatan atau belum melakukan penelitian secara resmi jadi belum bisa ditarik kesimpulan jika buah durian itu menyebabkan efek negatif atau tidak.

Buah durian untuk ibu menyusui, adakah manfaatnya?

Anda yang sudah tidak tahan untuk makan buah durian diperbolehkan untuk mengkonsumsi buah durian dengan mempertimbangkan beberapa kondisi. Yang pertama, perhatikan jenis buah durian yang akan Anda konsumsi, pastikan jika itu buah durian yang masih segar dan tidak banyak mengandung gas, glukosa atau lemak, Kedua, perhatikan juga porsi buah duriannya, jangan makan buah durian sebanyak satu buah karena itu terlalu berlebihan, usahakan untuk tidak makan buah durian lebih dari 3 biji, Ketiga, jika dirasakan ada rasa tidak nyaman pasca mengkonsumsi buah durian, baik terjadi pada Anda maupun pada bayi Anda, maka bersikaplah bijaksana dengan tidak mengkonsumsi buah durian di kesempatan berikutnya.

Manfaat buah durian

Buah durian untuk ibu menyusui itu diperbolehkan asalkan porsinya tidak melebihi batas. Dan dari berbagai efek negatif yang dipercaya dimiliki oleh buah durian, buah durian pun memiliki beberapa manfaat, khususnya untuk kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat dari buah durian :

  • Mengkonsumsi buah durian dipercaya mampu mengatasi sembelit yang disebabkan oleh tubuh yang kekurangan serat
  • Mengkonsumsi buah durian juga bisa mengatasi anemia karena buah durian memiliki kandungan folat atau vitamin B9 yang mana dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat memproduksi sel darah merah
  • Kandungan vitamin C yang terdapat di dalam buah durian, berfungsi sebagai antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan kulit wajah maupun kulit badan sebagai anti-aging terbaik.
  • Kandungan potassium atau kalsium yang dimiliki oleh buah durian mampu menjaga kesehatan tulang serta kesehatan persendian
    Bolehkah buah durian untuk ibu menyusui, apa manfaatnya? banyak orang yang bertanya-tanya dan memperdebatkannya karena belum ada penelitian yang menunjukkan fakta jika buah durian itu baik atau buruk untuk ibu menyusui.

Manfaat, kandungan nutrisi, tekstur buah durian Belanda

Manfaat durian belandaKita mungkin tidak familiar dengan buah durian Belanda untuk dijual karena faktanya buah durian Belanda lebih populer dengan nama buah sirsak di Indonesia. Buah sirsak atau buah durian Belanda, atau nangka Belanda merupakan tumbuhan berguna yang datang dari benua Amerika, tepatnya di Karibia, Amerika Tengah serta Amerika Selatan. Jadi walaupun orang menyebutnya dengan istilah durian, namun buah yang satu ini bukanlah seperti durian yang telah kita kenal(yang berduri tajam, beraroma menyengat dan memiliki efek panas jika dikonsumsi), melainkan buah yang sehari-hari disebut orang dengan sirsak. Baca juga : Durian merah untuk ibu hamil

Asal-usul Buah, kandungan nutrisi, manfaat, dan tekstur Durian Belanda

Di Indonesia sendiri, buah durian Belanda tidak hanya dipanggil sebagai buah sirsak, dikenal sebagai nangka sebrang, nangka landa di Jawa, dikenal sebagai nangka walanda, sirsak di Sunda dan nama-nama lainnya dari daerah lainnya. Penyebutan “belanda’ dan variasinya menyatakan jika buah sirsak dilihat dari bahasa Belanda adalah zuurzak, yang artinya “kantung asam” dibawa masuk ke Indonesia oleh pemerintahan kolonian Hindia-Belanda, kurang lebih sekitar abad ke-19. Buah durian Belanda dibudidayakan secara komersial untuk dipenen buahnya dan diambil daging buahnya. Buah durian Belanda bisa tumbuh di mana saja tidak terikat tempat, namun tempat yang paling baik untuk menanam buah ini adalah di daerah yang memiliki perairan yang mencukupi. Pohon durian Belanda bisa tumbuh dan berkembang hingga mencapai tinggi sekitar 9 meter.
Buah durian Belanda bukanlah termasuk kategori buah sejati, ukurannya terbilang cukup besar, 20-30 cm dengan berat buah mencapai 2,5 kg. Daging buah durian Belanda berwarna putih dengan variasi biji berwarna hitam, buah durian Belanda biasanya diolah menjadi berbagai olahan makanan atau minuman yang segar dan lezat.

Kandungan dan Tekstur Buah Durian Belanda

Buah ini memiliki kandungan senyawa aktif yang sangat beragam, mulai dari karbohidrat terutama fruktosa, vitamin C, vitamin B1, vitamin B2, serat dan berbagai nutrisi lainnya yang baik untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Kandungan alami yang dimiliki oleh buah durian Belanda untuk dijual harus memenuhi klasifikasi pasar, harus terjamin kesegarannya dan terjamin kualitasnya. Tidak jauh berbeda dengan buahnya, daun durian Belanda juga baik untuk merawat kesehatan tubuh, terdiri dari berbagai kandungan alami, seperti acetogenins, annocatalin, annocatacin, annonacin, annohexocin, annomuricin, anonol, anomurine, caclourine, gigantetronin, gentisic acid, linoleic acid serta muricapentocin. Buah durian Belanda memiliki kulit yang cukup berduri namun tidak setajam buah durian, hampir sama dengan buah durian pada umumnya, ketika kulitnya dibuka, Anda akan mendapatkan daging buah durian yang empuk dan kenyal, bedanya jika buah durian rasanya manis, maka buah durian Belanda ini memiliki cita rasa yang asam manis, sangat cocok bila diolah menjadi jus atau rujak buah durian Belanda.

Manfaat Buah Durian Belanda

Buah durian Belanda atau daunnya memiliki begitu banyak manfaat untuk tubuh kita. Buah durian Belanda yang tinggi akan vitamin C dan serat akan sangat efektif untuk mengatasi masalah pencernaan, baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga tubuh dari serangan penyakit. Manfaat alami yang bisa kita dapatkan dari durian Belanda tidak sebatas dari buahnya saja, daun durian Belanda juga memiliki manfaat alami yang baik untuk tubuh, bahkan daun durian Belanda dipercaya mampu mencegah dan mengobati penyakit kanker karena memiliki efek positif yang lebih baik daripada kemoterapi.

Tips:

Memilih buah durian Belanda untuk dijual di pasaran haruslah cermat, sebelum membudidayakan dan menjual buah durian Belanda, Anda harus memahami, apa itu asal-usul, tekstur, kandungan nutrisi dan manfaat yang dimiliki oleh buah durian Belanda sehingga kegiatan memproduksi dan mendistribusi pun jauh lebih mudah karena Anda sudah memiliki pengetahuan dasarnya. Source : id.m.wikipedia.org/wiki/Sirsak

Bolehkah makan Buah durian merah untuk Ibu hamil?

durian merah untuk ibu hamilBuah durian merah yang asalnya dari daerah Banyuwangi, Jawa Timur kini menjadi buah bibir masyarakat di seluruh Indonesia. Terutama bagi mereka para penggemar buah durian, tentunya mereka tidak ingin melewatkan varian buah yang unik dan berkelas dari ujung timur pulau jawa ini. Potensi buah durian merah yang asli dari Banyuwangi ini telah menarik minat banyak orang  termasuk ibu hamil untuk sekedar mencicipinya, terutama karena warna daging yang berbeda dari biasanya. Ibu hamil yang kebanyakan pencinta buah durian, tentu saja tidak ingin ketinggalan untuk ikut menikmati kelezatan dan kekhasan buah durian merah ini. Hal ini mungkin tidak jauh berbeda dengan keinginan ibu hamil yang sedang mengindam makanan tertentu.

Namun bolehkan ibu hamil mengkonsumsi buah durian merah?. Buah durian merah untuk ibu hamil tidak jauh berbeda dengan buah durian pada umumnya, kandungan senyawa aktif yang dimilikinyapun tidak jauh berbeda.

Kandungan gizi dan fakta Durian Merah untuk wanita hamil

Kandungan dan manfaat buah durian merah

Buah durian merah memiliki kandungan senyawa aktif yang beragam, seperti serat yang mana berfungsi untuk mengatasi atau menyingkirkan sembelit yang disebabkan oleh sistem metabolimse tubuh atau pencernaan yang tidak lancar, kandungan potassium dan kalsium yang baik untuk menjaga kesehatan sendi dan tulang, kandungan vitamin C sebagai antioksidan yang baik untuk menjaga keremajaan kulit wajah dan anti penuaan, kandungan senyawa tembaga yang mampu merawat kesehatan kelenjar tiroid, juga memiliki kandungan vitamin B2, riboflavin, fosfor, vitamin B1, asam folat. Kandungan alami yang dimiliki oleh buah durian merah sebenarnya baik untuk kesehatan dengan catatan kuantitas buah durian merah yang Anda konsumsi tidak lebih dari 1-3 daging buah durian merah saja, karena dengan mengkonsumsi 1-3 daging buah durian merah, tubuh sudah mendapatkan nutrisi alami yang dimiliki oleh buah durian merah. Tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi buah durian merah secara berlebihan apalagi jika Anda sedang hamil karena dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan janin dan ibu hamil bisa memicu terjadinya kontraksi mulai dari skala kecil hingga skala yang cukup besar.

Durian merah untuk ibu hamil

Mengkonsumsi buah durian merah untuk ibu hamil, bisa jadi membahayakan atau tidak, tergantung dari kondisi kesehatan tubuh ibu hamil dan kesehatan janinnya serta jumlah buah durian merah yang Anda konsumsi pada saat itu. Bagaimana pun juga, baik itu buah durian merah atau buah durian biasa, mengkonsumsi buah durian disaat hamil masih dibolehkan dalam dunia kedokteran dengan catatan, konsumsi buah durian merahnya tidak melebihi porsi atau melebih batasan, jika dokter sudah berkata, tidak boleh makan lebih dari 2 maka turutilah perkataan dari dokter, terlepas dari nafsu makan atau sedang mengidam. Baca juga : Bolehkah ibu hamil tua makan durian?

Kesimpulan dan saran

Telah disebutkan sebelumnya jika buah durian merah memiliki manfaat yang sangat beragam terutama untuk menjaga kesehatan tubuh kita, hal ini tidak terlepas karena kandungan bahan aktif alami yang terdapat di dalam daging buah durian merah yang mana efektif untuk merawat kesehatan tubuh dan mengatasi berbagai keluhan penyakit.

Setelah memahami berbagai kandungan alami dari buah durian merah, Anda bisa menarik kesimpulan jika sebenarnya mengkonsumsi buah durian merah untuk ibu hamil itu diperbolehkan, asalkan buah durian merah yang dikonsumsi masih dalam batas wajar, tidak lebih dari jumlah yang telah ditentukan oleh dokter. Anda yang masih takut dan khawatir, namun mengindam untuk makan buah durian merah bisa bertanya atau melakukan konsultasi pada dokter kandungan.

Referensi durian merah : Merdeka.com

Bolehkah Ibu Hamil Tua Makan Buah Durian?

Buah durian untuk ibu hamil tuaDari sekian banyaknya buah-buahan yang ada dunia, bisa dikatakan jika buah durian termasuk pada jenis buah yang dipantang atau dilarang untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil. Mengapa demikian? karena buah durian memiliki kandungan senyawa aktif, mulai dari alkohol, gas dan glukosa yang tidak baik untuk tubuh apabila dikonsumsi dalam jumlah yang besar, kandungan alami yang dimiliki oleh buah durian dipercaya akan membuat tubuh kita menjadi panas dan bergejolak. Sejak dulu, nenek atau orang tua kita selalu berkata jika buah durian tidak boleh dikonsumsi selama masa kehamilan, termasuk disaat kita sudah memasuki trimester kedua hingga trimester ketiga, mitos atau kabar burung yang datang secara turun temurun ini melekat dengan sangat baik di otak masyarakat Indonesia sehingga tidak sedikit wanita yang sedang hamil namun mengidam buah durian lebih memilih untuk tidak mengkonsumsi buah durian karena takut dengan kebenaran mitos tersebut. Padahal, buah durian bisa dikonsumsi oleh siapa saja termasuk oleh ibu yang sedang hamil tua tentunya dengan mempertimbangkan beberapa kondisi medis. Buah durian untuk ibu hamil tua dianggap membahayakan karena dapat memicu terjadinya kontraksi pada janin. Baca juga : Kandungan nutrisi buah durian

Benarkah durian bisa membahayakan kandungan, terutama bagi Ibu yang hamil tua?

Fakta Nutrisi buah durian

Faktanya buah durian tidak hanya memiliki kandungan glukosa, gas atau alkohol saja, buah durian juga terdiri dari karbohidrat, vitamin B1, vitamin B2, vitamin C, fosfor, kalsium, kalium, serat, lemak, mineral, protein dan lain sebagainya. Jadi bisa ditarik kesimpulan jika buah durian juga memiliki kandungan alami yang baik dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.
Buah durian yang selama ini kita kenal adalah buah durian dengan daging buah durian berwarna kuning padahal varian buah durian yang terkenal dan populer di Indonesia sangatlah banyak termasuk buah durian merah yang berasal dari Banyuwangi.

Mitos atau fakta buah durian

Buah durian untuk ibu hamil tua tidak akan membahayakan janin apabila dikonsumsi dalam jumlah terbatas, porsinya disesuaikan dengan porsi yang disetujui oleh dokter kandungan Anda, oleh karena itu agar lebih aman, sangat disarankan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum Anda memutuskan untuk mengkonsumsi buah durian apalagi dalam jumlah yang besar, meskipun kehamilan sudah melewati masa rentan namun tetap saja mengkonsumsi buah durian dalam jumlah yang besar bisa membahayakan janin, selain itu, kondisi kesehatan setiap ibu hamil juga berbeda-beda, ada yang hamil dengan kondisi tubuh yang lemah yang mana sebaiknya tidak mengkonsumsi buah durian, atau ibu hamil yang mengandung dalam kondisi yang sangat baik, mungkin masih bisa mengkonsumsi buah ini dalam batas jumlah yang wajar. Sesungguhnya tidak ada larangan untuk mengkonsumsi buah durian untuk ibu yang sedang hamil tua, akan tetapi lebih bijaksana jika mengkonsumsi buah yang dikenal panas ini tidak terlalu sering. Daripada mengkonsumsi bauh durian yang mungkin ada resiko, lebih baik Anda memperbanyak asupan gizi dari sumber lain yang aman seperi sayuran dan buah-buahan bahkan kelapa muda yang kabarnya baik untuk menjaga kesehatan janin.

Kesimpulan

Walaupun tidak ada larangan untuk makan buah durian saat hamil tua, hendaknya Anda melakukan konsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menyantap buah durian, baik itu buah durian langsung atau berbagai olahan makanan dan minuman yang terbuat dari buah durian asli bukannya pasta durian. Dapat ditarik kesimpulan jika mengkonsumsi buah durian untuk ibu hamil tua itu boleh-boleh saja asalkan tidak dalam jumlah yang besar mengingat kandungan yang terkandung di dalam buah durian yang berpotensi untuk membahayakan kondisi janin Anda.

Berbahayakah Makan Buah Durian Untuk Ibu Hamil Muda?

Bolehkah durian untuk ibu hamil mudaDurian merupakan nama tumbuhan tropis yang asalnya dari wilayah di Asia Tenggara, nama durian sendiri diambil dari karakter khas kulit buah durian yang keras dan berlekuk tajam tampak menyerupai duri. Buah durian disebut-sebut atau populer sebagai “raja dari segala jenis buah.” Buah durian merupakan buah kontroversial, sangat kontras sekali, antara yang sangat menyukainya dengan mereka yang sangat tidak menyukainya. Buah durian memiliki nama-nama lokal yang berbeda di setiap daerahnya, bila di Jawa buah ini terkenal dengan nama duren. Banyak mitos atau kabar burung yang menyebar yang mana mengatakan jika buah durian memiliki kandungan alami yang dapat membahayakan ibu yang sedang hamil muda.

Namun benarkah jika mengkonsumsi buah durian untuk ibu hamil muda itu tidak boleh?

Simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini :

Kandungan alami buah durian

Buah durian yang memiliki aroma tajam dan tekstur yang lembut di mulut ini terdiri dari beragam senyawa aktif, di dalam 100 gram buah durian, Anda akan mendapatkan karbohidrat, serat pangan, protein, lemak, mineral, vitamin C dan kalium serta senyawa aktif lainnya. Baca juga : Manfaat buah durian bagi kesehatan

Lalu apa memang bahaya bagi Ibu hamil?

Buah durian yang kaya akan kandungan gas, glukosa, sedikit alkohol serta kolesterol akan menimbulkan kontraksi yang mana bila dikonsumsi secara berlebihan akan membahayakan janin dan ibu hamil muda. Pada dasarnya, tidak ada buah-buahan pantangan yang tidak bisa dikonsumsi oleh ibu hamil muda, semua buah aman untuk dikonsumsi asalkan porsinya sesuai. Untuk ibu hamil muda, yang baru menginjak trimester pertama, sangat dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi buah durian untuk ibu hamil muda karena kandungan gas, alkohol dan kolesterolnya akan menimbulkan reaksi kontraksi pada janin dalam skala yang jauh lebih tinggi dibandingkan pada ibu hamil yang sudah melewati trimester pertama. Walaupun ibu hamil yang sudah melewati trimester pertama diizinkan untuk mengkonsumsi buah durian, namun tidak boleh mengkonsumsinya lebih dari 2 biji perhari.


Secara tradisional dan sudah dipercaya sejak lama dari zaman nenek moyang kita, jika mengkonsumsi buah durian dapat membahayakan kondisi janin dan ibu hamil muda, padahal mengkonsumsi buah durian masih diperbolehkan secara medis dengan catatan buah durian yang Anda konsumsi masih berada dalam batas porsi yang wajar jika mengingat kandungan senyawa aktif yang dimiliki oleh buah beraroma tajam ini.
Buah durian sebaiknya tidak dikonsumsi dalam porsi yang besar disaat Anda sedang hamil muda, apalagi jika Anda memiliki riwayat penyakit gula serta kolesterol tinggi karena kandungan kolesterol dan alkoholnya dapat memicu komplikasi penyakit jantung dan penyakit berbahaya lainnya.

Kesimpulan

Setelah menyimak ulasan singkat di atas, sudah pahamkah Anda mengenai buah durian untuk ibu hamil muda? apa benar berbahaya atau tidak, karena kekuatan mitos itu sangatlah besar, hingga saat ini masih banyak ibu hamil muda yang memegang ajaran leluhur dan mengesampingkan penelitian atau saran dokter, padahal tidak semua mitos yang berkembang seputar ibu hamil muda di masyarakat tidak 100% benar dan bisa dipertanggung jawabkan, Anda yang masih belum yakin dan masih takut untuk mengkonsumsi buah durian, bisa membuat janji untuk melakukan konsultasi dengan dokter kandungan.

Saran :

Anda bisa menanyakan pada dokter kandungan Anda, mengenai bahaya buah durian untuk ibu yang sedang hamil, baik itu hamil muda atau hamil tua, dokter akan memberikan penjelasan secara medis, apa memang buah durian itu berbahaya ataukah tidak berbahaya untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang hamil muda.

Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Durian

10 Manfaat Penting Makan Buah Durian bagi Kesehatan

Manfaat Buah DurianSiapapun pasti tahu yang namanya buah durian ini, karena buah berduri tajam ini merupakan salah satu dari buah eksotik yang banyak tumbuh diberbagai daerah di Indonesia. Tak hanya dikenal di Indonesia saja, buah tropis yang asli berasal Asia tenggara ini juga banyak digemari di Negara lain seperti India, Malaysia, Brunei, bahkan dieksport ke Eropa dan Amerika karena rasa dan aromanya yang khas.

Durian adalah komoditas asli untuk asia tenggara, dengan pusat keanekaragamannya terdapat di semenanjung malaya, pulau kalimantan, dan daerah lain di indonesia. Durian secara komersial hanya sedikit tumbuh di Negara-Negara Asia di mana pengetahuan tentang Psikologi pascapanen dan teknologinya tersedia. Durian merupakan tanaman buah yang berasal dari pohon.

Sebutan durian diduga berasal dari istilah Melayu,  yaitu dari kata “duri” yang diberi akhiran “-an”, sehingga menjadi “durian”. Kata ini terutama dipergunakan untuk menyebut suatu buah yang kulitnya berduri tajam. Buah durian sudah dikenal di Asia Tenggara sejak abad 7 M, dan memiliki beberapa sebutan lain dibeberapa daerah seperti duren (Jawa, Gayo), duriang (Manado), dulian (Toraja), dan rulen (SeramTimur)

Ada banyak jenis durian, dan masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda. Meskipun demikian, semua buah yang juga disebut sebagai Raja Buah ini memiliki aroma yang kuat dan rasa yang sangat manis dan legit. Karena aromanya, ada yang suka dan ada yang benci, namun yang jelas durian kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, seperti fitonutrien, antioksidan, serta beberapa mineral penting.

Berikut 10 Manfaat penting Buah durian bagi kesehatan tubuh kita

Ada rumor yang mengatakan bahwa durian tinggi kolesterol, namun faktanya buah ini tidak mengandung kolesterol – namun merupakan sumber serat makanan dan protein. Mari kita lihat manfaat yang ditawarkan oleh ‘Raja Buah’ ini sebelum Anda mulai menikmati legitnya :

1. Sumber energi yang baik :

100 gram buah ini menawarkan sekitar 21% karbohidrat dari total kebutuhan harian Anda. Karena kaya karbohidrat, maka hal ini akan sangat membantu meningkatkan energi Anda.

2. Anti depresan alami :

Studi telah membuktikan bahwa rendahnya tingkat serotonin dalam tubuh kita benar-benar bisa memicu depresi. Nah, buah durian secara alami kaya akan vitamin B6 yang sangat penting untuk memproduksi serotonin. Oleh karena itu, asupan durian disarankan untuk meningkatkan tingkat serotonin sehingga demikian bisa mengatasi depresi .

Selain itu, buah ini juga mengandung kadar tinggi asam amino esensial, triptofan yang juga disebut sebagai obat tidur alami. Triptofan dalam tubuh manusia dimetabolisme menjadi serotonin dan melatonin; dua senyawa kimia yang berperan penting untuk memudahkan tidur dan mengendalikan kejadian epilepsi.

3. Baik bagi kesehatan tulang dan gigi :

Durian mengandung vitamin B, kalsium, dan kalium dalam jumlah yang banyak, sehingga membuat buah ini jjuga bermanfaat untuk menjaga kesehatan gigi dan tulang .

4. Membantu menunda penuaan :

Durian tinggi akan kandungan Vitamin C. Vitamin C adalah antioksidan kuat yang juga bermanfaat membantu mencegah stres oksidatif  akibat efek radikal bebas . Semakin rendah tingkat stres oksidatif dalam tubuh kita, maka semakin lambat pula proses penuaan yang terjadi.

5. Menjaga sistem pencernaan yang sehat :

Serat makanan yang terkandung dalam durian akan membantu pergerakan usus, sehingga pada akhirnya membuat kita terhindar dari sembelit dan meningkatkan kekuatan pencernaan. Thiamin dan niacin yang juga ditemukan dalam daging buah durian juga meningkatkan nafsu makan serta kekuatan pencernaan, sehingga memastikan bahwa sistem pencernaan Anda tetap sehat.

6. Menjaga kadar gula darah:

Asupan mangan dalam tingkat yang diinginkan akan membantu mengatur dan memelihara kadar gula darah. Oleh karena itu, durian dapat dinikmati oleh penderita diabetes tanpa rasa takut.

7. Mempertahankan tekanan darah :

Durian merupakan sumber kalium yang baik, yaitu zat yang diperlukan untuk menjaga kadar natrium dalam tubuh manusia. Asupan rutin buah ini bisa menangkal hipertensi dan kondisi medis yang terkait.

8. Bermanfaat untuk pasien Anemia :

Jika tubuh kita kekurangan folat, maka bisa menurunkan produksi sel darah merah dalam tubuh kita. Hal ini pada akhirnya bisa memicu anemia. Durian merupakan sumber folat yang baik plus tembaga dan besi. Oleh karena itu, pasien anemia bisa makan buah ini untuk mengatasi kondisinya.

9. Membantu mencegah penyakit kardiovaskular :

Terdapatnya organosulfur, yaitu zat yang membantu mengatur enzim inflamasi dalam durian membuatnya bagus untuk mencegah penyakit kardiovaskular. Oleh karena itu, menikmati buah yang legit ini sekaligus menangkal penyakit kardiovaskular termasuk jantung.

10. Untuk meningkatkan libido :

Durian juga sangat dikenal bisa meningkatkan libido. Dengan demikian, hal ini bisa membantu merevitalisasi kehidupan se*sual Anda.

Meskipun durian sangat legit dan bergizi tinggi, namun tak disarankan makan dalam jumlah banyak. Meskipun tak mengandung kolesterol, durian memiliki kalori tinggi, sehingga meningkatkan proses metabolisme dan menimbulkan rasa panas. Terutama bagi penderita asam urat, sebaiknya  menghindari makan buah ini. Bagi orang sehat, disarankan hanya makan daging dari 3 biji buah durian.